merintih meminta tangan untuk berpegangan
menagih kasih dan rindu
sembari jemarimu di atas aspal
memainkan butir-butir batu kecil
katamu, kata-kata mudah rapuh dan jatuh karena jenuh
entah hati yang susah berlabuh atau kamu sendiri yang menjauh
sulit melukiskan hati yang patah karena jarak, apalagi rindu
sepenggal kisah belum terlunas
karena jarak yang terus merontak
bahkan kertas kertasmu sudah habis karena kata-kata akibat isakkan
abu-abu dan hitam tak mungkin berteman dengan merah
begitu juga rindu dan jarak
sejauh ini, pahamkah kamu?
memainkan butir-butir batu kecil
katamu, kata-kata mudah rapuh dan jatuh karena jenuh
entah hati yang susah berlabuh atau kamu sendiri yang menjauh
sulit melukiskan hati yang patah karena jarak, apalagi rindu
sepenggal kisah belum terlunas
karena jarak yang terus merontak
bahkan kertas kertasmu sudah habis karena kata-kata akibat isakkan
abu-abu dan hitam tak mungkin berteman dengan merah
begitu juga rindu dan jarak
sejauh ini, pahamkah kamu?
No comments:
Post a Comment
dont forget to share