About Me

Setiap orang pasti punya nama, asal, dan apa kesukaannya. Begitu pun saya, nama lengkap saya Yosefina Safira Intan. Biasa dipanggil Ovin. Kenapa Saya lebih menggunakan Yosefina30? karena saya percaya nama yang menjadi andalan adalah sebuah kesuksesan. saya asli anak NTT, sekarang sedang melanjutkan studi di perguruan tinggi di Yogyakarta.

Monday, March 23, 2020

SUARA UNTUK DIRESAPI

         Hai, bumi ku hai sang Petuah. 
Dimana aku belajar tentang banyak hal. Tentang keluh kesah, kecewa, bahagia, sedih, cemburu, bahkan aku bisa marah padamu. Manusia itu hebat, diciptakan untuk menikmati. Bahkan kita bisa menikmati ciptaan Tuhan sendiri. anjing,ular,harimau,macan,dan kawan yang lainnya. serakah itukah kita. kita ambil kulitnya untuk menjadikannya uang. Kita lihat darahnya tanpa rasa mengasihi. Atau mungkin kebebasan inilah yang membuat semua orang haus untuk saling menguasai. Kita, mereka dan dia belum paham tentang kasih yang sesungguhnya. Dari ujung dunia sampai tanahku disini sama saja berpesta menjadi kaya. 
Banyak air mata  akibat perlakuan kita yang semena-mena  masih saja kejam. Kita tidak pernah mengontrol ucapan dan tindakkan. Di antara kita masih terlantar dengan perasaan yang belum legah, upaya untuk meminta maaf belum dilaksanakan. sampai kapan? kita bercita-cita menuju kebahagiaan abadi, tapi sulit melaksanakan kehendaknya. 
Ketika Bumi mulai menunjukkan dirinya yang teraniaya oleh kita sendiri. Kita mau ke mana? tujuan kita bukan di sini selamanya, akan ada waktunya kita ditanyakan oleh Sang Penanya utuhnya.  Banyak masalah di sana dan di sini juga. Lalu kita semua bercemas tentang nyawa. Tanpa mengintropeksi diri.

     Lebih dekat PadaNya. Itulah damai sesungguhnya. Maafkanlah Orang-orang yang mengainayamu. entah mereka tidak sengaja menyapamu, menyenggolmu atau menfitnah bahkan menyiksamu. Jangan ada dendam jangan ada dengki bahkan sekalipun membenci. Selagi ada mari kita merenungkan lagi. tentang Kebesarannya memilih kita untuk diciptakan dan bagaimana akhir dari segala kehidupan, kita tak bisa menebak. Percaya bahwa kuasanya lebih besar dari apapun.
Setiap waktu mari kita melihat bapak dan ibu kita yang sedang membawa cangkul dan bekal untuk berkebun lalu ketika sore sudah mulai menghilang mereka pun pulang. Bibir mereka kering, wajah lelah, sedikit kotor pakaiannya. Mari kita melihat ibu dan bapak kita yang pulang dari kantor. Mereka lelah juga menghabiskan beberapa jam duduk mengetik beberapa hal penting di meja kerja mereka. Mari kita melihat Pemerinah yang sibuk memberikan yang terbaik untuk negara kita. mari kita lihat bumi ini. bertahan melindungi kita yang tak pernah bersyukur.
      
     Perstiwa saat ini, seluruh umat manusia merasa cemas, khawatir tentang hidupnya. alangkah baiknya kita kembali ke rumah masing-masing merenungkan perstiwa kemarin, hari ini dan menebak esok kan seperti apa. 
Kita bisa saja mengelak bahwa ini bukan sebuah pelajaran namun ini hanya sebuah musibah. Kedua hal ini memberi pesan yang kuat bagi kita semua. Manusia dan nafsu tidak bisa terlepaskan, kemanapun kita ia ada dalam diri setiap orang. Tetapi bagaimana kita mengontrol diri kita sendiri, bagaimana hidup yang adil terhadap semua orang dan terhadap isi bumi. Akan tetapi itu mulai sukar ada, malah banyak orang ingin menjadi hebat di mata manusia lainnya sangat tinggi. ya itu salah satunya. 

    Ocehan mulutmu untuk mencaci kawanmu sendiri benar-benar berkelas. menghina bahkan engkau tak puas disitu saja. kau memukulinya dengan tanganmu. sampai-sampai kawanmu tak kuasa untuk menolong dirinya sendiri. Inilah manusia yang bermartabat ? rela melihat penderitaan sesama. Ini mungkin kejadian yang lumrah terjadi di sekitar kita. Hal biasa ini pun yang membuat kita semakin tak menyadari bahwa bumi tak mengajarkan untuk saling membenci bahkan saling menghina. 
Salah satu kesalahan manusia pada zaman ini yaitu mencari tempat untuk mendamaikan diri, mencari teman yang seiman agar hidupnya damai, sibuk memilih teman dan tempat supaya damai dan tenang. Namun lupa untuk menciptakan damai itu sendiri. Di manapun kamu saat ini jangan lupa Menciptakan Kedamaian.
Mari kita bersama merenungkan kembali pelajaran-pelajaran dalam keluarga, dalam agama dan lingkungan. Kiranya membantu supaya bisa mengkritik diri sendiri.

" KITA DICIPTAKAN DENGAN DAMAI, LALU KENAPA DAMAI ITU SUKAR ADA DALAM JIWAMU "


Yogyakarta, 31 mei 2020.













Tuesday, October 15, 2019

Jarak dan rindu

Jarakmu sudah terdengar isakkannya
merintih meminta tangan untuk berpegangan
menagih kasih dan rindu
sembari jemarimu di atas aspal
memainkan butir-butir batu kecil

katamu, kata-kata mudah rapuh dan jatuh karena jenuh
entah hati yang susah berlabuh atau kamu sendiri yang menjauh
sulit melukiskan hati yang patah karena jarak, apalagi rindu

sepenggal kisah belum terlunas
karena jarak yang terus merontak
bahkan kertas kertasmu sudah habis karena kata-kata akibat isakkan
abu-abu dan hitam tak mungkin berteman dengan merah
begitu juga rindu dan jarak
sejauh ini, pahamkah kamu?

Monday, September 30, 2019

KARAKTERKU, ADALAH AKU.


Shalom, teman-teman pembaca yang setia, apa kabar hari-hari kalian. jangan pernah mengeluh yah.

nah, kali ini ada beberapa hal yang akan disampaikan dalam blog ini. Seperti judulnya KARAKTERKU, ADALAH AKU.
why? pertanyaan anak muda hehehe.
Sebelum lanjut, alangkah baik kita sama-sama mengetahui pengertian dari karakter dari beberapa ahli yang saya kutip dari
https://pengertiandefinisi.com/pengertian-karakter-menurut-pendapat-para-ahli/


berikut :

Pengertian Karakter Menurut Para Ahli

  1. Maxwell
Menurut Maxwell, karakter jauh lebih baik dari sekedar perkataan. Lebih dari itu, karakter merupakan sebuah pilihan yang menentukan tingkat kesuksesan.
  1. Wyne
Menurut Wyne, karakter menandai bagaimana cara atau pun teknis untuk memfoukuskan penerapan nilai kebaikan ke dalam tindakan atau pun tingkah laku.
  1. Kamisa
Menurut Kamisa, pengertian karakter adalah sifat – sifat kejiwaan, akhlak, dan budi pekerti yang dapat membuat seseorang terlihat berbeda dari orang lain. Berkarakter dapat diartikan memiliki watak dan juga kepribadian.
  1. Doni Kusuma
Menurut Doni Kusuma, karakter merupakan ciri, gaya, sifat, atau pun katakeristik diri seseorang yang berasal dari bentukan atau pun tempaan yang didapatkan dari lingkungan sekitarnya.
  1. Alwisol
  2. Menurut Alwisol, karakter merupakan penggambaran tingkah laku yang dilaksanakan dengan menonjolkan nilai (benar – salah, baik – buruk) secara implisit atau pun ekspilisit. Karakter berbeda dengan kepribadian yang sama sekali tidak menyangkut nilai – nilai.

Dari beberapa pengertian  ahli di atas, pastinya kita sudah memahami apa itu karakter. setiap pribadi pasti memiliki watak/sifat/karakter. sebagai pengenal jati diri, karakter sangat berperan dalam pergaulan di lingkungan sekolah, masyarakat, hingga berbangsa dan negara.
pembawaan diri yang baik bukan hanya untuk mencari nama atau ingin dipuji. Tunjukkan siapa kamu dengan karakter kamu. Sebab apa yang lahir dari pribadi itu sendiri itulah yang paling bernilai dari sosok manusia.

Mungkin dari kita, pernah bertemu dengan sosok pribadi yang unik. mereka inilah orang-orang yang tumbuh dengan karakter siapa mereka dan tidak neko-neko untuk menjadi dirinya sendiri. atau juga bertemu dengan orang yang pendiam,cuek, bahkan judes.
pendapat saya tentang orang seperti ini yaitu, tidak masalah bagi saya. karena kita belum mengenal sosok mereka secara detail. wajar-wajar saja karena kebanyakan dari kita seperti ini. saya pribadi bukan orang yang sibuk mengurusi orang lain. karakter saya seperti ini. mungkin berbeda lagi dengan teman-teman sekalian.

Karakter juga bisa jadi seni, karena pribadi yang absurd, unik, dan humoris bisa menjadi artis, pelawak, dan terkenal yang dapat menghasilakn keuntungan bagi mereka. karakter pastinya sangat membantu kita dalam mencapai pofesi yang sesuai. inilah yang akan menciptakan kenyamanan dalam bekerja dan bukan keterpaksaan belaka.



Wednesday, September 25, 2019

SANG PEJUANG




Kakimu sudah mengukir cerita
di tanah bumi ini
Beribu rasa sudah terkumpul
dalam hati yang sesak

menemukan gagal ketika bersemangat
hingga diam-diam kau mencari akal

Gunung, lautan hingga daratan
jelejahi tanpa berkata-kata


Yogyakarta, 2019

Thursday, September 12, 2019

MENCOBA MEMAHAMI


  Tulisan kali ini sangat berbeda dengan sajak-sajak rasaku sebelumnya. Tentang semua jejak dalam asa yang belum kau pahami bahkan mereka juga belum. Di sini saya mencoba berbagi tulisan tentang siapa kita? dan sejauh mana kita memahami siapa diri kita?
Iya, Situasi yang  tidak nyaman pernah dirasakan oleh semua orang. Tentang pribadi kita sendiri yang terus ingin merasa sempurna di depan mereka. Bisa jadi di tengah Masyarakat,teman sebaya, Dosen, bahkan Si Dia.
Tapi, apakah dengan itu kita merasa bahagia? memaksa diri untuk menampilkan apa yang bukan jati dirimu sebenarnya. Jika situasinya saat di depan Dosen bersikaplah sebagaimana kita sebagai mahasiswa dan begitupun dengan orang lain entah siapa.
Dengan majunya era globalisasi, kaum muda semakin gencar memoles diri untuk terlihat modis. Boleh saja, asalkan perlakukan diri kita dengan sewajarnya. Yang artinya, siapa kita itulah yang harus kau tampilkan.
Susah untuk mencoba memahami diri sendiri dan memang sulit. Kadang orang-orang yah termasuk saya juga, belum yakin dengan jati diri. Yah, ada beberapa hal kenapa bisa terjadi, antara lain ;
1. Jaman modern
2. lingkungan Sekitar
3. Budaya yang tercampur dengan            budaya asing
4. Pergaulan bebas.

  Masih banyak lagi alasan-alasan mengapa memahami diri sendiri sangatlah sukar. Di sini saya bukan menggurui setiap pribadi tetapi lebih berbagi tulisan pentingnya memahami diri sendiri😊
Memahami pribadi kita sendiri berarti menerima siapa kita sebenarnya entah dilihat dari background kita atau sudut pandang kita sendiri.
intinya menerima keterbatasan dan mensyukuri kelebihan.
Jika itu telah dilakukan kedepannya pasti damai dalam bekerja, belajar, dan bergaul.



Manfaat dari memahami diri sendiri juga sangat menguntungkan kita loh!!! seperti apa, kita tahu apa kekurangan kita pasti kita mencoba memperbaikinya terus menerus tapi dengan hal yang positif juga. Begitupun dengan kelebihan yang ada, bagaimana kita mengembangkannya dengan ikut organisasi atau kegiatan yang sesuai minat dan bakat kita. Dan itu akan meningkatkan pembawaan diri kita yang sesungguhnya.
" AKU SUDAH PAHAM SIAPA AKU"




        *Tulisan ini hanya motivasi*

Tuesday, August 27, 2019

KITA ADALAH SATU




                                            
    



Aku lebih suka mengatakan kita adalah SATU
Menari-nari dalam setiap tawa lalu
mulai berkata-kata mengenai politik
Banyak hal lagi yang boleh aku lakukan
layaknya kaum Pria
                                                                                         
Hasil gambar untuk gambar kesetaraan genderTak peduli fisikku lemah
 hingga kodratku yang cengeng dan cerewet
Aku dan Kau memang tak sama
Tapi kenapa harus beda dalam berbijak?
Duniaku bukan hanya memasak, Mengurus keluarga
dan melayani sang suami
Aku juga boleh berdiri dalam opiniku sendiri

Kita adalah satu, menyatuh dalam berdiskusi
walau sedikit berbeda kursi
Aku tak peduli ada tali yang terus mengikuti
Perubahan harus dibuat untuk wanita
Agar berani beropini dan menjadi hebat





Yogyakarta, 2019



Friday, August 9, 2019

RASA DALAM KATA

#1


Curahan resah dan rasa berbeda-beda dan berirama
memainkan waktu dalam ruang yang terus sama
Walau aku sendiri tahu ini menyiksa dan tak akan berujung bahagia

Sebelum akar imajinasiku berlonceng, ijinkan malam-malam bersenandung
Menjadikan bintang sebagai perantara kisahku pada semestaku sendiri
Sampai gelap benar-benar terlelap dalam gemerlapnya sendiri jua

Dan aku sungguh penasaran keterlanjutan kisah selengkapnya, walau belum tentu aku bisa merangkulnya
Ibu dan Bapak selalu bersenandung dengan kidung-kidung yang indah dan hampir tak terlupa
Entah memori berkasih menyatuh sempurna pada jiwa raga mereka
Hingga aku terberkat dengan rasa walau resah

Sekadar Rasa